Kisah unik kaligrafi







✍🔹بنتنغ مونييت☄🐒✨
Kisah Unik Unak Anik Huruf:
BINTANG MONYET TERPENCIL
(DidinSirojuddinAR•Lemka)

   TITIK (نقطة / _noqtah)_ dalam bahasa Arab sangat menentukan kebenaran bacaan. Kekurangan, kelebihan atau tertukar titik tidak hanya bikin bacaan jadi kacau, bahkan bisa  merubah maknanya. Seumpama kata الرحيم / _ar-rahim_ (yg berarti "pemurah") bila tertukar dengan  الرجيم / _ar-rajim,_ berubah artinya jadi "terkutuk". Bayangkan,  berbeda sekali. Demikian sebaliknya. _Faqbalha_ (فاقبلها) artinya "maka terimalah si dia" bila tertulis _faqtulha_ (فاقتلها) berubah menjadi "maka bunuhlah si  dia". Duuuuuh.
   Mushaf Alquran yang "gundul" tanpa syakal dan noqtah bisa menimbulkan bacaan yang simpang siur terlebih bagi kalangan awam bahasa Arab. Banyak yang salah baca gara2 ini. Ayat

يزيدفى الخلق ما يشاء
yang artinya “Allah menambahkan pada ciptaan-Nya (الخلق / al-khalqi) apa yang Dia kehendaki” terbaca الحلق / al-halqi tanpa titik HA yang artinya mencukur. Yang seharusnya “mencipta” berubah jadi “mencukur”. Padahal hanya dibedakan sebuah titik di atas satu jenis huruf kembar (HA dan KHA). Astaghfirullah.
Yang keliru baca, ternyata, bukan hanya awam. Seorang cendekiawan salah pula membaca Hadis yang sedang ditelitinya:
المؤمن كيس فطــن
“Seorang mukmin adalah wadah kecerdikan.” Karena kebodohannya, ia membaca فطن / “fithan” dengan قطن / quthn. Coba kita lihat: fithan artinya “kecerdikan”, sedangkan quthn artinya “kapas”. 😆 Hehe… sejak kapan mukmin jadi “…. wadah kapas”?
Minus pengetahuan nahwu, sharaf, dan tajwid, kasus salah baca bisa merembet ke salah tulis. Sejarah mencatat, orang-orang Eropa di abad pertengahan banyak memanfaatkan saat-saat kebangkitan dan semangat modernisasi mereka untuk menelaah warisan kebudayaan Islam. Dalam salahsatu buku astronomi (الكتب الفلكية), mereka menemukan kata:
النـُــــجوم الفـُـــــرود
/ annujumul furud
(bintang-bintang terpencil). Namun mereka membaca FA dengan QAF sehingga bacaan itu berubah menjadi: النجوم القرود / annujumul qurud yang mereka terjemahkan “stars of mokey” alias “bintang-bintang monyet.” 🐒🙊🙉🤣😆 Padahal, mana ada bintang monyet. Gara-gara salah titik, bacaan jadi keliru dan artinya jadi menyimpang.
Bukan tidak pernah terjadi salah baca-tulis seperti ini ditemukan pada MUSABAQAH KALIGRAFI di Indonesia. Tapi, yawdah yang penting kita baca lagi yuk pelajaran NAHWU, SHARAF, dan TAJWIDnya biar kita tambah berhati-hati dan enggak salah membaca dan menulis seperti itu tadi.
🔹✍ 😆








  • WhatsApp WhatsApp Kami