Guratan Kalam di Langit Isra-Mi’raj







خط ••✍️ ق ل م🔸✏️🖌️🌌
Mutiara Kaligrafi 27 Rajab:
GURATAN QALAM DI LANGIT ISRA-MI’RAJ
(Didin Sirojuddin AR)






ثُمّٙ عُرِجٙ بهِ صلّى اللّهُ عليهٙ وسلّم لِمُسْــتٙوًى سُمِـعٙ فيــهِ صٙريفُ الأقــلامِ
“Kemudian Rasulullah SAW dinaikkan ke Al-Mustawa, di situ terdengar suara guratan QALAM yang sedang menulis.”
• (Syeikh Najmuddin Al-Ghaithy, Al-Mi’rajul Kabir)

   • AL-MUSTAWA adalah lapis langit ke-9 yang ditembus Rasulullah SAW di malam Isra & Mi'raj. Perjalanan hanya  setengah malam karena mukjizat Allah SWT. Padahal,  manusia biasa baru bisa terbang ke sana dalam tempo 45 ribu tahun kecepatan cahaya. Di perjalanan dahsyatnya beliau terima perintah shalat 5 waktu. Di Al-Mustawa pula Nabi mendengarkan suara-suara guratan qalam atau pena yang sedang menulis. Serasa tak sanggup membayangkan,  seperti apa teknik dan  kongkritnya pena "menulis semua takdir dan titis tulis"  Yang Mahakuasa sampai akhir zaman. Maka, ada yang menafsirkan "qalam adalah AKAL". Qalam di Al-Mustawa bermakna majazi atau kiasan. Tapi, mengapa harus suara *QALAM* yang diperdengarkan? Bukan yang lainnya. Pasti, karena qalam luarbiasa.  Istimewa.  Fundamental. Essensial. Multiguna & multifungsi.  Qalamlah pengisi 5 ayat Alquran yang pertama diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Tidak sembarangan,  dengan qalam pula Tuhan bersumpah:

نٓ. والقلمِ ومايسْطرون.
“Nun. Demi QALAM dan apa yg mereka tulis.”
• (QS Al-Qalam/68: 1)





   Tambah istimewa: dari seluruh jagat raya luas tak terhingga, qalamlah yang pertama kali  diciptakan:

إن أوّلٙ ما خلٙق اللّهُ القلمٙ. فقال له: “اكْتُبْ!” قال: “ياربٍّ وماأكتُبُ؟” — قال: “اكتّبِ القٙدٙرٙوماهُوكائِنٌ إلى الأبٙدِ”.
“Yang mula-mula diciptakan Allah ialah QALAM. Lalu Allah memerintahkan: “Tulislah!” — Qalam nenjawab: “Ya Rabbi, apa yg harus hamba tulis?” — Tuhan menjawab: “Tulislah segala apa yg telah Aku takdirkan sampai akhir zaman!”
• (HR Imam Ahmad bin Hanbal dari Al-Walid bin Ubadah bin Shamit).

   _"Alladzi 'allama bilQALAM",_  "Yang mengajar dg QALAM," (QS Al-'Alaq/96: 3). "Qalam adalah seluruh ALAT MULTI MEDIA" mencakup sarana penghubung kpd *ILMU PENGETAHUAN.* Dari pensil, kuas, dan bolpoint sampai telepon, HP, Face Book, twitter,  instagram,  telegram, radio, televisi, parabola dan seluruh jaringan internet &  medsos jaman kiwari. Hanya satu tujuannya: "supaya kita jadi orang yang *BERILMU,* tdk jadi orang *BODOH...."*✒
 Untuk membuktikan, dengan ilmu via qalam, kita bisa jadi orang bijak, manusia bijaksana. Punya akal sehat untuk bertindak dan berkreativitas. Seperti kata orang bijak pula:

عقول الفضلاءفى أطراف أقلامها
“Akal manusia utama terletak di ujung QALAMnya.” 🔹🔸✍️


• GAMBAR:
DSAR, “Kedigdayaan Qalam”, 60 x 80 cm, oil painting and texture on canvas, 1999




  • WhatsApp WhatsApp Kami